Kompleks Puja Mandala – Nusa Dua Bali
Tujuan Pemugaran Vihara Buddha Guna
- Kondisi bangunan dari sejak diresmikan pada tanggal 2 juli 2000 hingga kini nyaris tidak tersentuh perawatan yang memadai sehingga kerusakan-kerusakan yang terjadi menjadi terakumulasi.
- Kerusakan terjadi cukup serius / parah di lantai 3, yaitu pada ruang Uposathagara, dimana pada saat hujan maka ruangan tergenang air akibat kebocoran pada atap yang perlu penanganan segera, hal ini telah diatasi pada renovasi pada tahap pertama.
- Pada bagian tertentu dari bangunan telah mengalami kerusakan yang cukup parah, seperti : beberapa bagian di plafond terutama di lantai 3 telah banyak yang keropos dan rusak akiabat bocor, railing selasar banyak yang keropos dan sangat membahayakan karena beberapa buah telah ada yang lepas dan jatuh, sebagian besar cat dinding bangunan luar bangunan telah mengelupas, hal ini terjadi karena teknik pengerjaan dan pemilihan bahan yang tidak memadai, serta usia dan perawatan yang nyaris tidak ada. Hal ini memperlihatkan pemandangan yang sungguh memperhatinkan.
- Performa bangunan tidak didukung pemilihan kualitas bahan bangunan yang memadai sehingga mempercepat proses kerusakan bangunan, terutama dibagian luar bangunan yang bersentuhan langsung dengan cuaca.
- Ruangan (Dhammasala) kurang nyaman, terutama saat digunakan pada upacara Hari Raya Umat Buddha yang dipenuhi umat yang datang, maka keadaan ruang menjadi panas dan membuat gerah umat yang hadir.
- Kerusakan yang terjadi harus segera diatasi untuk menjaga “Image Umat Buddha Bali “ wajah dan citra Umat Buddha Bali tercermin di tempat ini, karena lokasi vihara ini berada di tempat strategis dipusat kawasan wisata Bali Tourism Development Coorporation (BTDC) Nusa Dua Dan dikompleks Puja Mandala ini, Vihara Buddha Guna Bersanding dengan tempat ibadah umat lainya. Sungguh-sungguh menjadi pemandangan yang tidak menarik bila vihara yang terletak di bagian tengah-tengah Kompleks Puja Mandala ini penampilanya sangat meperihatinkan, mengurangi keindahan pemandangan keseluruhan kompleks tempat ibadah ini.
Tujuan Pengembangan Vihara Buddha Guna
- Kondisi Vihara Buddha Guna yang jauh dari pemukiman Umat Buddha dan keberadaan umat Buddha yang ada disekitar vihara sangat minim namun demikian lokasi vihara ini cukup terjangkau, strategis dan bergengsi maka diperlukan upaya untuk menarik perhatian dan minat Umat Buddha untuk berkunjung dan beraktivitas di tempat ini.
- Menyiapkan wadah dan fasilitas yang memadai untuk menunjang kegiatan umat Buddha. Kedinamisan kehidupan disebabkan karena adanya program kegiatan dan program kegiatan dapat terselenggara karena didukung oleh fasilitas yang memadai. Bermuara dari pemikiran tersebut perlu disediakan fasilitas yang dapat menunjang kegiatan anak-anak, remaja dan pemuda serta ibu-ibu yang merupakan civitas yang cukup aktiv, hal ini perlu mendapat perhatian dalam pengembangan vihara ini.
- Lokasi vihara yang berada dalam Kompleks Puja Mandala di kawasan wisata di Bali telah menjadi daya tarik wisatawan nusantara dan mancanegara untuk berkunjung, hal ini perlu diperhatikan untuk dikelola dengan baik sehingga keberadaan vihara ini dapat menjadi “Jendela Informasi Buddhism di Bali, dan sebagai tempat untuk menyalurkan kebajikan bagi umat yang berkunjung.